Komentator Keren dan Gokil iki tak boleh lagi komentatori di Laga PSMS

Game PSMS versus Persija pada (06/04/2018) telah dimenangkan oleh tuan rumah PSMS dengan skor 3-1. Para penonton tuan rumah yang menempati stadion Teladan Medan sangat terhibur dan apalagi tim favorit mereka menang.

Penonton yang tidak bisa datang ke stadion atau menonton di layar kaca Indosiar juga terhibur, tetapi ada sedikit irisan setelah menonton pertandingan. Bukan karena permainan kedua tim di lapangan, tetapi karena para komentator ngobrol yang cenderung satu sisi.



Komentator dalam pertandingan ini adalah Valentino Simanjuntak bahwa setiap orang tahu dari mana dia berasal. Kebetulan tim asal dan kepala sekolah yakni PSMS, otomatis dari komen-komennya, nada jelas terlihat bahwa dia memihak tim asalnya.

Mau tidak mau warganet itu langsung menyerbu Instagram dari Valentino Simanjuntak (instagram / @ radotvalent) memintanya untuk lebih netral sebagai komentator profesional, bahkan ada yang mengutuk dengan kata-kata kasar.



Ada beberapa komentator yang kecewa dengan cara warga Valentino Simanjuntak membimbing game PSMS versus Persija. Ini adalah pelajaran baginya untuk tidak memihak tim dan tetap netral dalam membimbing permainan.

Bagi Para Pihak Indosiar juga merupakan pelajaran untuk lebih cerdas bertarung dalam memilih komentator di setiap gim. Tidak lagi, komentator permainan memandu pertandingan tim mereka sendiri karena ujung-ujungnya tidak memihak dan tidak netral.

Belum ada Komentar untuk " Komentator Keren dan Gokil iki tak boleh lagi komentatori di Laga PSMS"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel